Blog

  • Beranda
  • Blog
  • Jenis-Jenis Ikan Ekspor Indonesia yang Wajib Diketahui
jasa undername ekspor

Jenis-Jenis Ikan Ekspor Indonesia yang Wajib Diketahui

  • Nov 02, 2021

Indonesia menjadi salah satu negara dengan ikan ekspor terbesar di dunia. Hal ini pantas saja karena Indonesia adalah negara maritim yang kekayaan hasil lautnya sangat berlimpah. Ada banyak jenis ikan ekspor Indonesia yang sudah sampai di berbagai belahan dunia. Ikan-ikan tersebut merupakan ikan dengan kualitas terbaik yang telah lolos uji standar penjualan di pasar internasional. Penasaran dengan jenis ikan apa saja yang dijual? Simak informasinya dalam ulasan gamblang berikut.

7 Jenis Ikan Favorit Ekspor Indonesia

Beberapa jenis ikan yang ada di Indonesia menjadi sangat favorit untuk di ekspor ke Luar Negeri. Hal ini karena ikan tersebut mempunyai kualitas yang baik serta dagingnya bisa tahan lebih lama saat proses pengiriman yang memakan waktu selama berhari-hari. Namun, harga ikan-ikan ekspor tersebut juga relatif mahal karena selain kualitasnya, perawatan dan pengamanan pengirimannya membutuhkan banyak biaya.

1. Dried Squid

Jenis ikan ekspor Indonesia yang pertama yakni Dried Squid. Nama lain yang terkenal dari ikan tersebut adalah cumi-cumi. Cumi-cumi yang fresh dan segar dari hasil tangkapan laut nelayan akan diproses sedemikian rupa dan dikeringkan. Tujuan dari pengiriman cumi-cumi kering ini adalah agar dagingnya bisa tahan lama dan tetap nikmat untuk dimasak di negara tujuan ekspor.


Jenis cumi kering yang dikirim pun bermacam-macam seperti hanya baby cumi, sotong, dan masih banyak lagi. Permintaan cumi kering di berbagai negara seperti halnya China, Amerika, dan Jerman akan selalu bertambah setiap bulannya. Hal ini biasanya cukup membuat nelayan dan pengekspor ikan di Indonesia sedikit kewalahan. Namun, begitu, setiap bulan para pengekspor akan berusaha memaksimalkan untuk mengirimkan dried squid ke negara-negara yang memintanya.

2. Frozen Demersal Fish

Ikan demersal juga terkenal dengan ikan tenggelam karena ikan ini hidup di bagian pantai hingga bagian laut yang terdalam. Ikan yang satu ini menjadi salah satu ikan favorit yang diekspor dari Indonesia ke Luar Negeri. Demersal Fish termasuk dalam ikan dengan daging berwarna putih dan mengandung sedikit minyak. Ikan ini lumayan sulit ditemukan sehingga harga ekspornya pun lebih mahal daripada jenis ikan yang lainnya.

Namun begitu, permintaan ekspor ikan demersal dalam bentuk frozen ini tidak ada habisnya. Ikan ini menjadi favorit orang luar negeri karena dagingnya lembut dan bisa digunakan untuk segala masakan kesukaan mereka. Sebelum diekspor, demersal akan dibekukan dan dikemas rapat agar tidak busuk saat sampai di negara tujuan.

3. Frozen Tuna

Siapa yang tidak kenal dengan ikan Tuna? Ikan ini sudah sangat populer karena kandungannya yang luar biasa seperti halnya omega 3 dan masih banyak lagi yang sangat baik untuk kecerdasan otak. Selain diperjualbelikan di Indonesia, ikan tuna dalam bentuk frozen juga dikirim ke Luar Negeri. Permintaan akan ikan ini tetap berlimpah setiap bulannya. Sebab, ikan tuna memang salah satu jenis ikan favorit dan nikmat untuk diolah.

Negara yang paling banyak mengimpor tuna dari Indonesia yakni Thailand. Setelah itu, Jepang juga sangat suka meminta kiriman Tuna yang sangat favorit untuk isian makanan Andalan di negara mereka yakni Sushi. Harga ikan tuna pun lumayan terjangkau sehingga banyak negara lainnya yang juga mencarinya dalam bentuk frozen sehingga bisa awet dalam beberapa bulan penyimpanan.

4. Frozen Cephalopoda

Ikan lain yang menjadi favorit untuk ekspor ke Luar Negeri yakni ikan atau hewan laut yang berada dalam kelas Cephalopoda. Hewan laut ini memiliki bentuk menyerupai kepala dan kaki. Adapun, hewan yang termasuk di dalam kelas tersebut yakni meliputi gurita, cumi, dan juga sotong. Ketiga hewan laut tersebut nantinya akan diekspor dalam bentuk frozen atau beku karena akan semakin tahan lama jika disimpan selama beberapa bulan.


Kebanyakan, jenis dari kelas Cephalopoda yang paling banyak diekspor sejauh ini adalah gurita. Permintaan gurita dari berbagai negara seperti halnya Jepang dan juga negara-negara Asia lainnya selalu bertambah setiap waktu pengiriman. Hal ini dikarenakan di negara tersebut gurita dimanfaatkan sebagai bahan daging yang dimasak maupun dimakan secara mentah bersama kudapan yang lainnya. Harga gurita frozen setelah diekspor pun dijamin sangat mahal.

5. Frozen Krustasea (Shrimp)

Krustasea merupakan kelas hewan laut yang di dalamnya mencakup hewan seperti udang-udangan. Hal ini mencakup udang, kepiting, lobster, udang karang, dan juga sertitip. Udang-udangan tersebut juga sangat laris dalam permintaan pasar ekspor internasional khususnya ke berbagai negara di Benua Eropa. Untuk pengiriman ke Luar Negeri tersebut kelas hewan Krustasea akan dibekukan terlebih dahulu untuk selanjutnya dikemas dengan rapat dan rapi.

Untuk permintaan ekspor sendiri, yang paling banyak diminati adalah jenis lobster dan kepiting. Tentunya, kedua hewan laut tersebut dipilih yang mempunyai kualitas tinggi dan memiliki banyak daging sehingga lolos penyortiran. Setelah itu, kepiting dan lobster akan diawetkan dengan cara dibekukan dan dikemas menggunakan pengemasan khusus yang tahan terhadap pembusukan.

6. Frozen Pelagis Besar

Ikan pelagis besar adalah kelompok ikan yang hidupnya di permukaan air. Saat hidup di dalam air, ikan ini mempunyai ciri khas yakni selalu hidup bergerombol. Jenis ikan yang termasuk dalam kelompok pelagis besar yakni seperti halnya ikan tuna, ikan cakalang, ikan tongkol, dan masih banyak lagi lainnya. Ikan ini tergolong terjangkau sehingga permintaan ekspornya pun lumayan besar.

Cara pengolahan ikan ini juga sangat mudah dan memiliki gizi tinggi. Biasanya, ikan pelagis besar ini banyak ditemukan di Indonesia bagian timur. Negara-negara yang mengimpor ikan pelagis kebanyakan dari negara-negara di kawasan Asia layaknya Thailand, Jepang, dan Korea Selatan.

7. Frozen Pelagis Kecil

Selain kelompok ikan pelagis besar, ikan pelagis kecil yang meliputi ikan layang, teri, dan kembung ternyata juga sangat diminati di Luar Negeri. Perawatan dan pengiriman ikan pelagis kecil ini lumayan mudah dan terjangkau karena selain dibekukan, ikan juga bisa dikirim dalam bentuk kering sehingga tidak akan khawatir jika ikan akan membusuk atau vitaminnya rusak selama di perjalanan yang lumayan lama.

Di samping itu, kandungan minyak dalam ikan pelagis kecil tersebut juga sangat banyak sehingga ikan ini terkenal dengan sebutan “ikan berminyak”. Tak heran jika ikan ini banyak disukai karena rasanya yang gurih sebab kandungan minyak yang ada di dalam tubuh ikan tersebut mencapai 30% dari total massa tubuhnya selama ini.

Dalam pengirimannya ke Luar Negeri, jenis ikan ekspor Indonesia tersebut harus benar-benar dipastikan aman dan masih layak jual ketika sampai di tempat tujuan. Oleh sebab itu, pengekspor harus bisa menjamin bahwa pengiriman berlangsung cepat dan tidak akan merusak kualitas barang. Jika sudah begini, memilih jasa undername ekspor yang cepat dan tidak membutuhkan pengurusan yang ribet sangatlah direkomendasikan. Dengan begitu, proses ekspor ikan bisa berjalan lancar dan tanpa hambatan.

Jasa Undername Ekspor Whatsapp